Kamis, 31 Agustus 2017

Surat Izin Orang Tua



GERAKAN PRAMUKA
GUGUS DEPAN 06.157 – 06.158
PANGKALAN SMK TRIBAKTI PANGALENGAN
JL. Kebon kopi No. 119 Tel.(022)5979822 Pangalengan 40378


Nomor             : -
Lampiran         : 1 Lembar
Perihal             : Izin Mengikuti Kegiatan Kumpul Rutin
Yth. Orang Tua / Wali
Di
Tempat
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Salam Pramuka!. Sehubungan dengan datangnya surat ini sebagaimana yang telah ditetapkan dalam program kerja Ambalan Pangeran jagalawang & Putri langka ratnaningrum pangkalan SMK Tribakti Pangalengan. Tentang Perihal kumpul rutin yang akan dilaksankan pada :
Hari/Tanggal               :  Setiap hari Sabtu
Waktu                                     :  
Tempat                        :  SMK Tribakti Pangalengan
Atas perhatian dan izin Ibu/Bapak kami ucapkan terima kasih.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Mengetahui,


Pembina Pramuka

Pradana Putra



Juanda

Iksan Ramadhan
…………………………………………………………………………………………..............
SURAT IZIN ORANG TUA
Yang bertanda tangan di bawah ini orang tua / wali siswa dari :
Nama                           : ………………..........
Kelas                           : ..................................
Alamat                                    : ……………………..
Dengan ini Mengizinkan / Tidak Mengizinkan untuk mengikuti kegiatan kumpul rutin Pramuka Penegak SMK Ttibakti Pangalengan.
Pangalengan, .................................2017

Nama Orang Tua/Wali
.............................................
(Nama Jelas)


 

Jumat, 25 Agustus 2017

Karangan Argumentasi : Merokok Merusak Kejujuran Anda!



Assalamualaikum Wr. Wb.
Kali ini saya akan berargumentasi tentang bahaya rokok, semoga bisa bermanfaat. Sebelumnya saya akan mengulas sedikit apa itu karangan argumentasi. Karangan Argumentasi adalah tulisan atau karangan yang berisi tentang pendapat pengarang mengenai suatu hal dengan disertai berbagai alasan serta bukti – bukti pendukung yang masuk akal. Jadi salah satu kunci untuk membuat karangan argumentasi adalah kita harus menentukan temanya terlebih dahulu, Misalkan “Bahaya Rokok”. Lalu setelah tema selesai ditentukan langkah selanjunya adalah membuat menentukan topik karangan. Jika ke2nya sudah maka tinggal menyusun paragraf dari topik karangan yang sudah ditentukan tadi.
Tema               : Bahaya Merokok
Judul               : Rokok Mengancam Kejujuran Anda
Penulis             : Iksan Ramadhan
Rokok Mengancam Kejujuran Anda
Siapa yang tidak tahu Rokok?
            Banyak perokok aktif di Indonesia, dari mulai usia dewasa, remaja dan bahkan anak – anak. Tapi tahukan anda bahaya dari rokok itu sendiri?
            Kebanyakan orang menyepelekan bahaya dari rokok. Padahal mereka pasti sudah tahu bahaya dari rokok itu sendiri. Beberapa diantaranya adalah gangguan pernafasan, kanker, inpotensi, ganggaun kehamilan (bagi para wanita) dan masih banyak lagi. Padahal ada satu ancaman bahaya dari merokok itu sendiri, yaitu “mengancam kejujuran anda” terutama dia yang masih duduk dibangku sekolah, kenapa demikian?
            Banyak remaja dan anak – anak yang merokok, apalagi dia yang masih duduk dibangku sekolahan, baik SMA, SMP, maupun SD. Kenapa saya mengatakan demikian? Karena hal itu pernah terjadi pada saya. Saya adalah saksi mata dari kenakalan teman saya yang sekarang masih duduk dikelas IX SMP, sebut saya dia itu Imin. Demi merokok dia rela melakukan hal apa saja, dari mulai mencuri, dan menjual barang yang dia miliki walaupun dengan harga yang sangat murah hanya untuk bisa merokok.
            Imin sudah tidak jujur kepada ke-2 orang tuanya, dia mencuri uang orang tuanya hanya untuk bisa mentraktir semua teman dekatnya untuk membeli rokok. Dia sering menjuak beras dari rumahnya dan itupun orang tuanya tidak tahu. Karena untuk membeli rokok walaupun beras hasil curiannya itu dibeli dengan harga 1 bungkus rokok, Imin tetap menjualnya.
            Ketika Imin tidak punya uang, Imin menjual barang pribadinya, salah satunya adalah handphone miliknya hanya untuk membeli rokok, pas dia ditanya oleh orang tuanya “Kenapa handphone kamu min?” dia spontan menjawab “Tadi hilang disekolah” padahal sudah jelas dia menjualnya untuk membeli rokok.
            Imin sering merokok bersama teman – temannya ditempat yang sepi, dan kadang diwarung dekat sekolahnya. Uang jajan yang ibunya berikan, bukannya digunakan untuk membeli barang yang berguna, dia malah menggunakan uang jajannya untuk membeli rokok.
            Jadi, kesimpulannya bukannya saya menjatuhkan teman saya atau pihak tertentu dengan karangan argumen ini. Saya hanya mau mengajak AYO....... Berhenti merokok karena tidak ada kata terlambat, saya juga dulu sempat merokok kurang lebih selama 6 hari, tapi sadar bahwa itu tidak baik untuk kesehatan tubuh saya, dan untungnya waktu itu saya Cuma ikut – ikutan, dan untungnya saya belum kecanduan. Jadi dengan bantuan teman – teman saya, salah satunya N Ranty saya memutuskan untuk berhenti merokok.
            Saya hanya mau memberi tahu kepada semua remaja perokok, buat apalah merokok? Ingin keren? Ingin terlihat menly? Malu jika tidak merokok disebut banci? Atau hanya ingin menbuat orang yang anda sukai kagum? Buat apalah? Kalau alasannya seperti itu kalian itu kekanak – kanakan orang tua kalian memberikan uang jajan bukan untuk membeli rokok, harusnya kalian gunakan untuk membeli makanan ataupun keperluan sekolah, kalian tidakm kasihan kah? Kalian tidak malu? Kalau orang tua kalian tahu bahwa kalian merokok. Menurut saya kalian tidak akan kenyang hanya dengan menghisap rokok. Padahal jika dibandingkan dengan merokok lebih baik uang jajannya ditabung. Tidak perlu merokok kalau hanya untuk terlihat keren, ingin membuat gebetab kagum, atau apapun itu. Jika itu tujuan kalian, kalia hanya perlu ikhtiar jangan lupa berdo’a, bergayalah sesuai dengan isi dompet kalian, buang kebiasaan buruk kalian. Ya........ Walaupun sampai saat ini cinta saya juga masih ditolak, tapi apa salahnya mencoba?
            Sekian karangan argumen dari saya mohon maaf pasti terdapat banyak kesalahan, saya hanya mau mengajak AYO! Berhenti merokok, dan Say No To Smoking. Mohon maaf karena kesempurnaan datang dari Allah dan saya hanyalah hambanya yang tak luput dari dosa sekian.
Wassalamualaikum Wr. Wb